suatu hari di bukit air
memberi ilham baru kepadaku
membuka mataku yang selama ini terpejam
menyegarkan jiwa kosong ini
benarlah...
simfoni alam tak pernah mengecewakan
suatu masa di bukit air
pernah membangkitkan semangat aku yang rapuh
sokongan-sokongan itu menguatkan
malahan tak pernah putus
sebuah lagu yang diperdengarkan, membawa aku ke puncak
kata-kata itu ternyata dalam maknanya
hanya mampu ditafsir dari hati ke hati
manisnya kenangan itu
kentalnya jiwa ketika itu
tiada sedikit pun gentar di hati
aku melangkah laju
di kala angin menolak diri ini maju ke depan
aku lantas tersedar
engkau terlalu bermakna untukku
masa yang mengheret
mencarik memori itu
jasad yang berkelana
membawa aku jauh dari segalanya
tapi aku...
serikandi yang setia
lamunanku terhenti di sini...
No comments:
Post a Comment